Menurun Jika Dibanding 2009

 25 Maret 2011    Jaya. MN    PemerintahanMuseum Mulawarman

TENGGARONG – Wisatawan lokal, nusantara maupun mancanegara yang mengunjungi Museum Mulawarman di kota Tenggarong, Kutai Kartanegara selama 2010 lalu mencapai 100.342 orang. Dibanding 2009 lalu maka terjadi penurunan jumlah pengunjung mencapai 3.085 orang. Capaian pengunjung hingga di atas 100 ribu ini sebelumnya terjadi pada 2004 lalu yaitu 114.302 pengunjung.
Dari data pengunjung yang dihimpun Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Museum Negeri Mulawarman Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kaltim menyebutkan bahwa lonjakan tertinggi jumlah pengunjung di 2010 lalu terjadi pada September yang mencapai 16.874 pengunjung. Sementara penurunan jumlah pengunjung terjadi Agustus 2010 yang hanya 2.788 pengunjung. Menurut Pelaksana Tugas (Plt) UPTD Museum Negeri Mulawarman Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kaltim Drs Riduansyah MSi ditemui beberapa waktu lalu mengatakan jumlah pengunjung yang dihimpun pihaknya tersebut berdasarkan pada data orang yang masuk ke Museum Mulawarman. “Baik dewasa, anak anak/pelajar, turis lokal dan nusantara maupun asal mancanegara,” ujarnya. Dikatakan jumlah orang yang masuk ke mesum itu juga terbagi dua kategori, untuk kategori pertama yang masuk dengan membeli karcis tanda masuk meseum yang tersedia di loket dan katagori kedua yang masuk tanpa bayar karcis samasekali. “Biasanya yang masuk tanpa bayar karcis ini adalah tamu-tamu dari Pemkab Kukar dan Pemprov Kaltim serta instansi pemerintahan lainnya,” katanya. Dikatakan pengunjung yang bayar dengan membeli karcis masuk museum itu jumlahnya tidak seberapa dibanding yang tidak bayar. Ambil contoh pada September 2010 lalu yang jumlahnya mencapai 16.874 pengunjung maka tercatat yang bayar 16.434 pengunjung sedang sisanya yang masuk secara gratis yaitu 440 orang pengunjung. “Atau di rata rata perbulan sekitar di bawah 5 persen,” katanya. Diharapkan di 2011 ini Museum Mulawarman Tenggarong masih diminati masyarakat pengunjung paling tidak jumlahnya mencapai di atas 100 ribu orang. Dia optimis capaian 100 ribu pengunjung museum di 2011 ini bakal tercapai karena ada beberapa event yang bakal di gelar di kota Tenggarong seperti upacara adat Erau 2011 bulan Juli mendatang. Yang tidak kalah menariknya adalah event Pekan Nasional (Penas) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XIII Juni nanti. Dimana kota Tenggarong sebagai tuan rumah bagi peserta Penas KTNA yang mencapai 30 ribu orang. ”Setengahnya saja dari jumlah peserta Penas KTNA yang datang ke museum ini sudah mencapai 15 ribu orang,” demikian ujarnya.(Joe)