Dengarkan Pidato Presiden, DPRD Gelar Paripurna

 16 Agustus 2013    Jaya. MN    PemerintahanWakil Ketua DPRD Abdul Rahman saat memimpin Rapat Paripurna Istimewa didampingi ketuanya Salehudin (kanan) dan Bupati Rita Widyasari (kiri) dan Wabup Ghufron Yusuf (paling kiri)

TENGGARONG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Kartanegara Jumat (16/8) pagi menggelar Rapat Paripurna Istimewa Terbuka di Tenggarong. Anehnya rapat resmi ini tidak dipimpin langsung ketuanya Salehudin, namun dilakukan wakilnya Abdul Rahman SAg dari Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDIP). Sementara Salehudin duduk manis di bangku Wakil Ketua dewan atau disamping Abdul Rahman.
Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kukar ini dalam rangka mendengarkan pidato Presiden SBY dihadapan anggota DPR dan DPD RI dalam rangka menyambut HUT RI ke 68 tahun 2013 melalui siaran langsung TVRI Pusat Jakarta. Rapat paripurna yang berjalan tertib dan lancar tanpa interupsi seorang pun dari anggota dewan dihadiri Bupati Rita Widyasari dan wakilnya HM Ghufron Yusuf SH. Disaksikan unsur forum pimpinan Kabupaten, para kepala SKPD di lingkungan Pemkab Kukar, tokoh organisasi kemasyarakatan dan politik serta undangan lainnya. Wakil Ketua DPRD Kukar Abdul Rahman mengatakan rapat paripurna istimewa ini digelar khusus untuk mendengarkan pidato presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono untuk menyambut peringatan hari proklamsi kemerdekaan RI 17 Agustus 1945 ke 68 tahun 2013. Dikatakan jajaran pimpinan dan anggota DPRD Kukar menyampaikan selamat dan dirgahayu kemerdekaan RI ke 68. Abdul Rahman yang didampingi wakil Ketua dewan lainnya Baharuddin Demmu menambahkan memasuki usia kemerdekaan ke 68 kita sebagai sebuah bangsa tentunya sudah semakin dewasa. Kedewasaan diharapkan mampu membuat semua kita semakin arif dan bijaksana dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Agar suasana aman, tertib dan sejahtera semakin berwujud sesuai harapan dan cita cita para pendahulu terutama pejuang dan pahlawan bangsa. Semoga HUT RI tahun ini menjadi momentum untuk lebih mencintai tanah air dan bangsa serta meningkatkan daya juang sesuai harapan proklamasi RI 68 tahun lalu.,” demikian ujarnya. Rapat paripurna istimewa ini dimulai sesaat presiden SBY menyampaikan pidatonya dihadapan anggota DPR dan DPD di gedung perlemen di senayan Jakarta. Direncanakan sebelumnya jika rapat paripurna ini akan dipimpin Ketua DPRD Kukar Salehudin namun Salehuddin baru memasuki ruang sidang utama DPRD Kukar di Tenggarong setelah 10 menit Wakil Ketua DPRD Kukar Abdul Rahman. Tidak ada penjelasan dari Salehuddin sehingga ia telat datang menghadiri rapat ini.(joe)