Usai Belajar di Inggris, 40 Guru Kukar Dapat Sertifikat Internasional

 07 Desember 2016    gusdut    Pemerintahan

40 guru saat berada di Bell Cambridge University, Inggris (doc. Emy Rosana)


Sebanyak 40 guru bahasa Inggris terpilih asal Kutai Kartanegara (Kukar), telah selesai menimba ilmu di Bell Cambridge University, Inggris selama enam minggu, mulai tanggal 17 Oktober sampai 26 November 2016. "Alhamdulillah  28 November 2016 tadi para guru telah kembali ke Kukar, dan telah mengikuti dengan baik program pembelajaran di Cambridge," ujar Kepala Dinas Pendidikan Kukar Wiyono melalui Kepala Seksi Kejuruan Emy Rosana Saleh, yang juga Ketua Panitia Training Program Cambridge University, Selasa (6/12). 

Emy mengatakan, 40 guru tersebut juga telah mengikuti tes di Bell University dengan lancar, dan akan mendapatkan sertifikat Teaching Knowledge Test (TKT), yang merupakan sertifikasi dasar bagi pengajar bahasa Inggris di Cambridge. "Sertifikat TKT tersebut memang belum kami terima, karena setelah dua minggu pasca tes, baru hasilnya akan keluar. Semua akan dapat sertifikat itu, tapi grade atau tingkatannya berbeda sesuai modul tes," ujarnya.

Emy mengatakan materi TKT yakni tes pengetahuan tentang teori dan praktik pengajaran Bahasa Inggris yang diikuti peserta di Cambridge terdiri dari tiga modul. Modul 1 berisi teori bahasa dan latar belakang pengajaran dan pembelajaran Bahasa Inggris. Modul 2 adalah rencana pengajaran dan penggunaan bahan pengajaran bahasa, serta Modul 3 mengelola proses pengajaran dan pembelajaran.

Dikatakannya, pada minggu terakhir di Cambridge, diadakan micro teaching, yaitu peserta melakukan praktik mengajar dan test TKT. "Metode pengajaran yang dilakukan berupa ceramah, presentasi, group discussion, games, story telling, teaching practice," demikian ujarnya.

Untuk diketahui, program tersebut merupakan lanjutan dari kerjasama antara Pemkab Kukar dan Cambridge University, yang dimulai dengan penandatanganan nota kesepahaman program pengembangan pendidikan bahasa Inggris, pada 6 Mei 2014 lalu. Bupati Kukar Rita Widyasari mengatakan, program ini dilaksanakan agar guru bahasa Inggris di kabupaten yang dipimpinnya mampu mengajar dengan baik, sehingga barpengaruh terhadap kemampuan atau peningkatan kualitas anak didik.

"Kami bekerjasama dengan Cambridge supaya 40 guru ini dapat sertifikasi di tempatnya para pengguna bahasa Inggris langsung," ujarnya saat mengantar guru-guru tersebut ke Inggris beberapa waktu lalu. Rita mengatakan, setelah menjalani program, para guru akan menjadi mentor untuk guru-guru lain di Kukar. Mengajarkan apa yang mereka dapat selama di Cambridge. Sehingga, metode pembelajaran bahasa Inggris yang baik bisa ditransfer berkesinambungan. 

Pada kesempatan lain, Kadisdik Wiyono mengatakan program tersebut merupakan langkah langkah Pemkab Kukar dalam meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia sehingga bisa bersaing dengan daerah lain. Investasi pada peningkatan SDM, menurutnya merupakan aset karena para tenaga pendidik yang dikirim untuk mengikuti pelatihan akan menjadi role model bagi guru bahasa Inggris se Kukar. Selain itu, peserta yang mengikuti pelatihan harus mampu mentransfer ilmu yang diperoleh selama pelatihan kepada guru-guru lain yang belum memiliki kesempatan langsung untuk belajar di negara yang menjadi barometer pengajaran bahasa. 

Wiyono mengatakan, kedepan akan ada forum kegiatan guru-guru bahasa inggris yang dilaksanakan rutin setiap bulan, sehingga peserta yang sudah dikirim ke Inggris bisa melakukan transfer ilmu kepada guru-guru yang lainnya. Selain itu, menurut Wiyono forum tersebut bisa dijadikan wadah untuk bersama-sama membuat silabus dan rencana pengajaran yang mengintegrasikan buku “English in Mind” terbitan Cambridge University Press yang telah didistribusikan ke sekolah-sekolah sebagai buku pegangan Bahasa Inggris dengan Kurikulum 13 dan KTSP di sekolah-sekolah.

Seperti diketahui bahwa, 40 guru terpilih tersebut merupakan hasil dari penyaringan 300 guru bahasa Inggris tingkat SMP hingga SMA atau sedarajad di Kukar. Mereka telah lolos seleksi test IELTS dan mengikuti pre departure training program.(hmp02/humaskukar).