Penutupan Diklat Manajemen Pengelolaan dan Kepemimpinan Lembaga PAUD HIMPAUDI, 1 Mei 2017.

 01 Mei 2017    Luthfi Husag    Pemerintahan

Penutupan Diklat Manajemen Pengelolaan dan Kepemimpinan Lembaga PAUD HIMPAUDI,  1 Mei 2017.


Pendidikan anak usia dini merupakan sebuah program yang sangat strategis bagi negara untuk dapat menciptakan insan yang cerdas Iman dan cerdas akal. Ketua Himpaudi kabupaten Kutai Kartanegara Hermawati Puspitasari, S.Pd mengatakan pentingnya pemerataan layanan pemerintah mencanangkan program satu desa satu PAUD."Saat ini Kukar turut dalam program satu desa satu PAUD sebagai perluasan pendidikan di 18 kecamatan, namun tidak semua lembaga mampu mengimbangi maksud dan tujuan dari pemerintah," katanya.


Sementara itu Kepala SKB Tenggarong Bukhori, S.Pd mengapresiasi atas pelaksanaan diklat manajemen lengelolaa dan kepemimpinan lembaga PAUD di Kutai Kartanegara. Harapannya setelah pelatihan ini bisa bisa mengimplementasikan meteri yang diberikan oleh para instruktur terutama dalam peningkatan mutu manajemen lembaga PAUD di masing-masing kecamatan. Kemudian Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam membangun kepemimpinan yang efektif dan akuntabel, dan sesuai dengan konsep pembelajaran orang dewasa diarahkan untuk mencapai 4 kompetensi yakni : 
1. Kompetensi afektif, yaitu kompetensi untuk mengembangkan empati dan sensitif terhadap pandangan pendapat orang lain dan mampu mengelola ketidaksepahaman secara konstruktif.
2. Kompetensi persepsi, yaitu kompetensi untuk mengidentifikasikan permasalahan secara tepat, kemampuan untuk mengumpulkan, mengorganisasi, dan menterjemahkan informasi, serta mempertimbangkan berbagai perspektif.
3. Kompetensi simbolik, yaitu kompetensi berdasarkan konseptualisasi abstrak, yaitu kemampuan membangun model-model secara konseptual. 
4. Kompetensi perilaku, yaitu kompetensi berdasarkan karakter dan kualitas perilaku seseorang, yang meliputi kemampuan berkomunikasi, kemampuan memimpin, bekerja dalam tim, kemampuan membuat keputusan yang tepat, berpikir analitis dan beradaptasi. 


Diharapkan pada akhir diklat ini para peserta diharapkan mempunyai kemampuan visioner strategis tentang masa depan bangsa, secara proaktif peka terhadap perkembangan pembangunan, peka terhadap perkembangan lingkungan stratejik, dan memiliki kemampuan mengelola kebijakan dalam menghadapi setiap tantangan dan peluang, mampu menumbuhkan kreativitas bawahan, memiliki prakarsa, kemandirian, serta mampu merangsang partisipasi masyarakat.