Ribuan Pegowes Ikut Jelajah Desa Kutai Lama

 03 Mei 2017    Luthfi Husag    Pemerintahan

Kenalkan Wisata Ziarah Hingga Tumbuhkan Ekonomi Riil

TENGGARONG – Ribuan pegowes mengikuti ajang Jelajah Desa Kutai Lama (Jedak) yang dipusatkan di Pelabuhan Kutai Lama, Kecamatan Anggana, Sabtu (30/4). Mereka tampak antusias berdatangan dari luar Kukar, seperti Samarinda, Sangata, Bontang, Sangasanga, Muara Badak, Handil dan Tenggarong.

Kabag Protokol dan Komunikasi Publik Sekretariat Daerah Kukar, Dafip Haryanto mengatakan, acaranya bagus dan luar biasa. Bahkan Dafip ikut ambil bagian dalam jelajah Desa Kutai Lama kali ini. “Rutenya cukup panjang sekitar 25 km, spot-spotnya juga menantang dan penuh kejutan. Tanjakannya memacu adrenalin, sangat pas bagi yang menyukai tantangan. Kita disuguhi wisata alam yang eksotis melewati bukit, hutan dan rumah-rumah pohon. Pokoknya even ini harus terus digelar secara berkelanjutan ke depannya,” ujar Dafip. Peserta juga diajak mengunjungi situs-situs sejarah.

Ajang ini tak hanya mengenalkan Desa Kutai Lama sebagai tempat wisata sejarah atau wisata ziarah, tapi juga sangat cocok sebagai wisata adventure atau lintas alam. Ajang ini juga diramaikan berbagai even seperti festival kuliner, lomba tumpeng, food truck serta permainan edukasi untuk anak-anak. Ajang Jedak ini juga dapat menumbuhkan ekonomi riil masyarakat. Ibu-ibu PKK juga memamerkan hasil olahan produk kerajinan mereka yang menyita perhatian banyak pengunjung. Even ini juga memberikan keuntungan sendiri bagi warung-warung yang tumbuh di Desa Kutai Lama.

Para pegowes tampak senang dan antusias mengikuti even Jedak kali ini. Mereka mengitari panorama alam yang eksotik di sekitar Desa Kutai Lama. Fadli Ucrit, pegowes dari Muara Badak, mengaku rute gowes dalam Jedak kali ini merupakan rute paling unik yang berbeda dari yang sebelumnya ia ikuti. “Kita gowes sembari disuguhi sejarah dari Kutai Lama. Ini sangat menyenangkan,” ucap Fadli. (adv/top)